Jaringan Komputer  

Posted by: rafie aza

Assalammulaikum wr.wb,(^_^)

Disini saya sedikit menulis tentang jaringan komputer dari mata kulia jaringan komputer pertemuan 1 dan 2 di kampus saya, Jaringan komputer sendiri adalah sekelompok yang terhubung maksudnya yajni sekelompok komputer otonom yang saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya menggunakan protokol komunikasi melalui media komunikasi sehingga dapat saling berbagi informasi, program-program, dan menggunakan bersama perangkat keras. 

Tujuan dari jaringan komputer adalah:
• Membagi sumber daya: contohnya berbagi pemakaian pencetak (printer), Unit Pengolah Pusat (CPU), memori, Cakram keras (harddisk}
• Komunikasi: contohnya surat elektronik (e-mail), pesan instan (instant messaging), percakapan di internet (chatting)
• Akses informasi: contohnya Peramban web (web browsing)
Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server). Arsitektur ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.

Media transmisi mempunyai dua bentuk, yaitu :
1.      Media transmisi guided
Media transmisi guided adalah media yang mentransmisikan gelombang elektromagnetik (data) dengan menggunakan konduktor fisik seperti serat optic atau kabel.
2.      Media transmisi unguided
Media transmisi unguided  adalah media yang mentransmisikan gelombang elektromagnetik (data) tanpa menggunakan konduktor fisik.

 
Jenis-Jenis Media Guide Transmision :
1.      Twisted Pair Cable
Twisted pair cable atau kabel pasangan berpilin terdiri dari dua buah konduktor yang digabungkan dengan tujuan untuk mengurangi atau meniadakan interferensi elektromagnetik dari luar seperti radiasi elektromagnetik dari kabel Unshielded twisted-pair (UTP), dan crosstalk yang terjadi di antara kabel yang berdekatan.
Ada dua macam Twisted Pair Cable, yaitu :
 - Kabel STP (Shielded Twisted Pair) merupakan salah satu jenis kabel yang digunakan dalam jaringan komputer. Kabel ini berisi dua pasang kabel (empat kabel) yang setiap pasang dipilin. Kabel STP lebih tahan terhadap gangguan yang disebebkan posisi kabel yang tertekuk. Pada kabel STP attenuasi akan meningkat pada frekuensi tinggi sehingga menimbulkancrosstalk dan sinyal noise.
-  Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) banyak digunakan dalam instalasi jaringan komputer. Kabel ini berisi empat pasang kabel yang tiap pasangnya dipilin (twisted). Kabel ini tidak dilengkapi dengan pelindung (unshilded). Kabel UTP mudah dipasang, ukurannya kecil, dan harganya lebih murah dibandingkan jenis media lainnya. Kabel UTP sangat rentan dengan efek interferensi elektris yang berasal dari media di sekelilingnya.

2.      Coaxial Cable
Kabel koaksial adalah suatu jenis kabel yang menggunakan dua buah konduktor. Kabel ini banyak digunakan untuk mentransmisikan sinyal frekuensi tinggi mulai 300 kHz keatas. Karena kemampuannya dalam menyalurkan frekuensi tinggi tersebut, maka sistem transmisi dengan menggunakan kabel koaksial memiliki kapasitas kanal yang cukup besar. Ada beberapa jenis kabel koaksial, yaitu thick coaxial cable (mempunyai diameter besar) dan thin coaxial cable (mempunyai diameter lebih kecil).
Keunggulan kabel koaksial adalah dapat digunakan untuk menyalurkan informasi sampai dengan 900 kanal telepon, dapat ditanam di dalam tanah sehingga biaya perawatan lebih rendah, karena menggunakan penutup isolasi maka kecil kemungkinan terjadi interferensi dengan sistem lain.
Kelemahan kabel koaksial adalah mempunyai redaman yang relatif besar sehingga untuk hubungan jarak jauh harus dipasang repeater-repeater, jika kabel dipasang diatas tanah, rawan terhadap gangguan-gangguan fisik yang dapat berakibat putusnya hubungan.

3.      Fiber Optic 
Serat optik adalah saluran transmisi yang terbuat dari kaca atau plastik yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Berdasarkan mode transmisi yang digunakan serat optik terdiri atas Multimode Step Index, Multimode Graded Index, dan Singlemode Step Index. 
Keuntungan serat optik adalah lebih murah, bentuknya lebih ramping, kapasitas transmisi yang lebih besar, sedikit sinyal yang hilang, data diubah menjadi sinyal cahaya sehingga lebih cepat,tenaga yang dibutuhkan sedikit, dan tidak mudah terbakar. 
Kelemahan serat optik adalah biaya yang mahal untuk peralatannya, memerlukan konversi data listrik ke cahaya dan sebaliknya yang rumit, memerlukan peralatan khusus dalam prosedur pemakaian dan pemasangannya, serta untuk perbaikan yang kompleks membutuhkan tenaga yang ahli di bidang ini.



Model Referensi OSI
Model ini diciptakan berdasarkan sebuah proposal yang dibuat oleh International Standard Organization (ISO) sebagai langkah awal menuju standarisasi protokol internasional yang digunakan pada berbagai layer.

Prinsip-Prinsip Layer
Setiap layer harus memiliki fungsi tertentu. Fungsi layer di bawah adalah mendukung fungsi layer di atasnya. Fungsi setiap layer harus dipilih dengan teliti sesuai dengan ketentuan standar protokol internasional.

Service Access Point
Lapisan berhubungan dengan lapisan lainnya melalui mekanisme yang disebut sebagai Service Access Point (SAP).







7 Layers OSI Model

Application Layer
Aplikasi adalah layanan/service yang mengimplementasikan komunikasi antar simpul. Fungsinya sebagai mengidentifikasikan mitra komunikasi, aplikasi transfer data, resource availability, lapisan aplikasi terkait dengan aplikasi end-user
Implementasi Layer Aplikasi
-Telnet
-File Transfer Protocol (FTP)
-Simple Mail Transfer Protocol (SMTP)

Presentation Layer
Lapisan presentasi melakukan coding dan konversi data :
-format data untuk image dan sound (JPG, MPEG, TIFF, WAV, ...)
-konversi EBCDIC-ASCII
-Kompresi
-Enkripsi

Session Layer
Lapisan sesi membuka, merawat, mengendalikan dan melakukan terminasi hubungan antar simpul. Lapisan Aplikasi dan Presentasi melakukan request dan menunggu response yang dikoordinasikan oleh lapisan diatasnya (aplikasi) antar host

Transport Layer
Fungsi lapisan Transport antara lain :
Flow control : Sinkronisasi pengiriman data, antara si penerima dan si pengirim harus terjadi interaksi untuk menjaga kehilangan data
Multiplexing : Mengijinkan banyak layanan/aplikasi untuk mengakses satu network link yang sama.
Virtual Circuit Management(Jalurnya sudah ditentukan) : Membuka, menjaga dan terminasi hubungan komunikasi
Error Checking & Recovery : Mendeteksi error dan melakukan recovery misalnya dengan melakukan retransmisi.
Implementasi Lapisan Transport
-Transmission Control Protocol (TCP)
Protokol TCP Memiliki karakteristik sbb :
1.connection oriented = sebelum proses transmisi data terjadi, dua aplikasi tcp harus melakukan pertukaran
2.reliable = dapat dipercaya
3.byte stream service  = paket akan dikirimkan ke tujuan secara urut(sequencing)
-User Datagram Protocol (UDP)
Protokol UDP Memiliki karakteristik sbb :
1.Connectionless oriented = saat melakukan pengiriman data tidak dilakukan proses handshaking
2.unreliable = tidak dapat dipercaya
3.tidak ada sequencing datagram
Contoh UDP : -Streaming
-Skype

Network Layer
Mendefinisikan logical addressing, mengkombinasikan multiple data link menjadi satu internetwork. Lapisan Network bertanggung jawab untuk membawa paket dari satu simpul ke simpul lainnya dengan mengandalkan logical address yang disebut juga sebagai Network-Address. Fungsi routing didukung oleh routing protokol, yaitu protokol yang bertujuan :
-Mencari jalan terbaik menuju tujuan
- Tukar menukar informasi tentang topologi jaringan dengan router yang lainnya

Data Link Layer
Komunikasi data dilakukan oleh lapisan DATA-LINK melalui identitas berupa alamat simpul yang disebut sebagai Hardware Address. Komunikasi antar komputer atau simpul jaringan hanya mungkin terjadi, bila kedua belah pihak mengetahui identitas masing-masing melalui hardware address(physical address). Protokol Data Link menentukan bentuk topologi yang digunakan, misalnya :
-BUS untuk Ethernet
-RING untuk Token Ring dan FDDI
-point-to-point untuk komunikasi serial
-point-to-multipoint untuk Frame Relay dan ATM
Data Link tidak melakukan error-correction
BYTES yang diterima dari lapisan fisik dirakit menjadi FRAME. FRAME terdiri atas FRAME-HEADER dan DATA, kemudian ditambah dengan FCS (Frame Check Sequence). Frame HEADER berisi informasi yang dibutuhkan oleh protokol Data-Link, antara lain:
-Hardware Address Pengirim dan Penerima
-Flag dan Control Bits

Physical Layer
Lapisan Fisik mengubah data dari  lapisan Data Link menjadi BITS / Bitstream. Pengubahan bits menjadi sinyal tergantung atas teknologi pengantar yang dipilih. Untuk komunikasi serial, maka sinyal dapat berbentuk voltage antara 12 volt dan -12 volt. Bila menggunakan fiber, maka bits akan diubah menjadi sinar LED’s atau laser. Wireless diubah menjadi frekuensi radio. Sinyal ini akan diantar ke tujuan, dan sipenerima akan mengubah sinyal menjadi BIT, kemudian BIT menjadi BYTE dan BYTE diserahkan ke lapisan berikutnya (Data Link) menjadi FRAME.


Untuk menghubungkan komputer dalam sebuah jaringan, kita kadang mendengar istilah Hub, Switch, Bridge dan Router,

Hub
  • Suatu perangkat yang memiliki banyak port yang akan menghubungkan beberapa node (komputer) sehingga membentuk suatu jaringan pada topologi star.
  • Beberapa hub di pasaran kadang disebut dengan istilah hub-switch yang sering dikira oleh kita sebagai switch, tentu saja hub lebih lambat performanya daripada switch.
    hub
  • Cara Kerja:
    Ketika sebuah paket tiba di salah satu port, paket itu akan disalin ke port-port yang lain di hub. Atau dengan kata lain hub hanya menyalin data ke semua simpul yang terhubung ke hub. Hal ini menyebabkan unjuk kerja jaringan akan lambat.
  • Hub dengan spesifikasi 10/100Mbps harus berbagi bandwidth dengan masing-masing port. Jadi ketika hanya satu PC yang menggunakan, akan mendapat akses bandwith yang maksimum yang tersedia. Namun, jika beberapa PC beroperasi atau di gunakan pada jaringan tersebut, maka bandwidth akan dibagi kepada semua PC, sehingga akan menurunkan kinerja jaringan


Bridge
  • Berfungsi menghubungkan dua buah LAN yang sejenis, sehingga dapat memiliki satu LAN yang jauh lebih besar dari ketentuan konfigurasi LAN tanpa Bridge.
  • Bridge dapat menghubungkan beberapa jaringan terpisah, baik tipe jaringan yang sama maupun berbeda (seperti Ethernet dan Fast Ethernet).
  • Bridge dapat menghubungkan dua LAN yang kedua-duanya menggunakan metode transmisi baseband atau broadbrand ataupun LAN dengan baseband dan LAN dengan broadband atau metode akses CSMA/CD dengan token passing dan sebagainya bergantung pada jenis Bridge yang digunakan.

    Cisco-Linksys WET54G Wireless-G Ethernet Bridge
·         Bridge bekerja pada lapisan physical layer dan data link layer, sehingga akan mempengaruhi unjuk kerja LAN bila sering terjadi komunikasi sistem yang berada di LAN yang berbeda yang terhubung oleh Bridge.

Switch
  • Switch bentuknya hampir sama dengan hub.
  • Switch atau lebih dikenal dengan istilah LAN Switch merupakan perluasan dari konsep bridge.
  • Salah satu contohnya adalah HP Procurve V1810-8G yang merupakan 8 Port Gigabit HP V1810-8G 8 Port Gigabit Switch
 Cara Kerja:
Ada dua arsitektur dasar yang digunakan yaitu: cut-through dan store and forward. Switch cut trough memiliki kelebihan di sisi kecepatan karena ketika sebuah paket datang, switch hanya memperhatikan alamat tujuan sebelum diteruskan ke segmen tujuannya. Sedangkan Switch store and forward merupakan kebalikan dari switch cut-through. Switch ini menerima dan menganalisa seluruh isi paket sebelum meneruskannya ke tujuan dan untuk meneriksa satu paket memerlukan waktu, tetapi ini memungkinkan switch untuk mengetahui adanya kerusakan pada paket dan mencegahnya agar tidak mengganggu jaringan. Switch dengan spesifikasi 10/100Mbps akan mengalokasikan 10/100Mbps penuh untuk setiap port nya. Jadi berapapun jumlah computer yang terhubung, pengguna akan selalu memiliki bandwidth penuh.

Router
  • Berfungsi agar data sampai ke tempat tujuan pada jaringan sesuai yang dikehendaki. 
  • Router biasanya digunakan untuk menghubungkan jaringan lokalke internet.
  • Salah satu contohnya adalah Mikrotik Router dan Linksys WRT54GL yang dalam pengaturan konfigurasinya bisa berfungsi juga sebagai bridge atau switch.
  • Cara Kerja:
    Router bekerja dengan cara yang mirip dengan switch dan bridge. Perbedaannya, router merupakan penyaring atau filter lalu lintas data. Penyaringan dilakukan dengan menggunakan protocol tertentu. Router pada dasarnya merupakan piranti pembagi jaringan secara logical bukan fisikal.
  • Router dapat memilih jalan alternatif yang terbaik (rute terbaik untuk transportasi data.), bila memang ada beberapa jalan untuk mencapai tujuan atau bila salah satu jalan ke tempat tujuan terputus karena sesuatu hal.
  • Router bekerja pada lapisan physical, data link dan network layer, sehingga tidak dapat digunakan sembarangan.
  • Router umumnya paling tidak terhubung ke dua jaringan., dua LAN atau WAN ke LAN dan jaringan dari ISP ( Internet Service Provider). Beberapa modem DSL dan cable modem juga memiliki fungsi router yang terintegrasi ke dalamnya sehingga memungkinkan beberapa computer membentuk jaringan dan langsung terhubung ke internet.
disini saya akan menunjukan hasil rancangan  yang kebetulan tugas dari dosen sayani mengunkan aplikasi cisco packet tracer:

soal :
network  A  192.168.1.X
network  B  192.168.2.X
network  C  192.168.3.X

server   www.google.com di network C
 server DNS di network A
server www.stikom.edu di network B
masing-masing network terdapat 2kws 

hasilnya :
 


 ref :
 http://www.catatanteknisi.com/2010/11/perbedaan-hub-switch-bridge-router.html#.UTRcKvl1pMQ 
http://id.wikipedia.org/wiki/Penghala



CONTOH TABEL LOGIN PADA DATABASE  

Posted by: rafie aza



Assalammualaikum wr.wb.
ni contoh tabel login di database Sql 









knowledge managemen ( P T I )  

Posted by: rafie aza

Pengetahuan adalah informasi atau maklumat yang diketahui atau disadari oleh seseorang. Pengetahuan termasuk, tetapi tidak dibatasi pada deskripsi, hipotesis, konsep, teori, prinsip dan prosedur yang secara Probabilitas Bayesian adalah benar atau berguna.
Dalam pengertian lain, pengetahuan adalah pelbagai gejala yang ditemui dan diperoleh manusia melalui pengamatan akal. Pengetahuan muncul ketika seseorang menggunakan akal budinya untuk mengenali benda atau kejadian tertentu yang belum pernah dilihat atau dirasakan sebelumnya. Misalnya ketika seseorang mencicipi masakan yang baru dikenalnya, ia akan mendapatkan pengetahuan tentang bentuk, rasa, dan aroma masakan tersebut.
Pengetahuan adalah informasi yang telah dikombinasikan dengan pemahaman dan potensi untuk menindaki; yang lantas melekat di benak seseorang. Pada umumnya, pengetahuan memiliki kemampuan prediktif terhadap sesuatu sebagai hasil pengenalan atas suatu pola. Manakala informasi dan data sekedar berkemampuan untuk menginformasikan atau bahkan menimbulkan kebingungan, maka pengetahuan berkemampuan untuk mengarahkan tindakan. Ini lah yang disebut potensi untuk menindaki.


Pengetahuan terdiri dari
- data
- informasi
- pengetahuan
- pemahaman

KM adalah
penciptaan, penangkapan, pentransferan, pngaksesan, pengetahuan dari informasi untuk membuat keputusan yang lebih baik agar dapat memberikan hasil yang mendukung strategi bisnis

hal-hal penting dari definisi KM
- Menggunakan dan mengambil pengetahuan dari sumber luar
- Menerapkan dan menyimpan pengetahuan dalam proses bisnis baik dalam produk maupun jasa
- Pengetahuan tersimpan di dalam database&dokumen
- Meningkatkan pengembangan pengetahuan melalui budaya organisasi
- Sharing pengetahuan melalui organisasi
- Menilai asset pengetahuan dan dampaknya

Faktor penyebab suatu perusahaan mampu bertahan dan berkembang
- adaptasi cepat
- inovasi terus menerus
- pengambilan keputusan yang tepat

Faktor-faktor perusahaan agar bisa bertahan
- Mampu menyerap dan menggunakan sumberdaya pengetahuan yang dibiliki oleh para anggota dengan efektif
- Memberi ruang yang konduksif bagi setiap individu, antar tim dan antar perusahaan untuk melakukan pengakuisiian, penciptaan, pentransferan dan penggunaan kembali pengetahuan untuk di aktualkan dalam bentuk produk atau jasa yang inofatif

Fungsi KM
- Intermediation = peran perantara transfer pengetahuan antra penyedia dan pencari pengetahuan
- Externalization = transfer pengetahuan dari pikiran ke sistem penyimpanan
- Internallzation = pengambilan data dari sistem penyimpanan eksternal
- cognition = untuk membuat keputusan

Level-level KM
- Level1 = data tersebar di transformasikan keinformasi
- Level2 = data dianalisis dan diterapkan menjadi informasi
- Level3 = data dianalisis dan diterapkan menjadi pengetahuan
- Level4 = data dianalisis dan digunakan untuk membuat orang bijak

Tipe-tipe pengetahuan
- Pengetahuan eksplisit = pengetahuan yang sudah terdokumentasikan
- Tacit knowledge = pengetahuan yang berada dalam pikiran manusia;

Intergrated KM cycle
- Knowledge capture
- Knowledge creation
- Knowledge sharing
- Knowledge application

Resume PBD Pertemuan 8  

Posted by: rafie aza




Nama : Mochammad Ali Akbar Rafsanjani
Nim     : 10.41010.0280

Dosen : Tan Amelia

 STIKOM SURABAYA






ADO.NET adalah data akses komponen untuk .NET framework. ADO.NET dengan kemampuan tinggi untuk menangani data format XML, didesain dengan arsitektur terputus ( disconected architecture) sangat cocok untuk membangun aplikasi dekstop base maupun web base karena arsitekturnya yang terputus ini tidak membebani server.
ADO.NET terdiri dari class-class yang digunakan untuk koneksi kedatabase, providing akses untuk relasional data, XML dan aplication data serta retrieve data dari hasil query. ADO.NET juga berisi class-class yang mempresentasikan Data Provider Connection, Command, DataAdapter, DataReader Objects dan object lainya. .
Disamping itu juga ADO.NET menyertakan data Provider yang khusus dibangun untuk database tertentu. Data provider ini mampu memberikan kinerja yang lebih baik karena dapat memanfaatkan optimisasi yang ditawarkan oleh vendor database bersangkutan. Dengan menggunakan custom-code yang spesifik untuk database tertentu juga menghilangkan sejumlah overhead yang terjadi ketika menggukan generic-code seperti ODBC dan OLE-DB. Rilis awal yaitu ADO.NET 1.0, baru memberikan dukungan untuk Database SQL Server dan OLE-DB. Riils berikutnya – ADO.NET 1.1 – Microsoft menambahkan dukungan untuk database Oracle dan ODBC. Pada saat yang hampir bersamaan Oracle juga merilis data provider milik mereka sendiri, yaitu ODP.NET 9.2.
Bagaimana ADO.NET bekerja?
ADO.NET melakukan koneksi kedatasource, mengirim query dan statement update dan memproses hasilnya.  Berbeda dengan ADO yang menawarkan konsep recordset dan cursor, ADO.NET memperkenalkan model yang benar-benar baru meliputi lima obyek dasar sebagai berikut:
  • Connection — berfungsi untuk membuat dan memelihara koneksi ke database. Parameter yang digunakan untuk membuat koneksi bisa jadi ada sedikit perbedaan antara satu database dengan database lainnya.
  • Command — berfungi untuk menyimpan query (perintah SQL) yang nantinya akan kirimkan ke database termasuk dengan semua parameter yang diperlukan.
  • DataReader — digunakan untuk membaca hasil query yang dikembalikan oleh database. DataReader hanya memberikan akses maju-saja (forward-only) namun sangat cepat untuk membaca seluruh data/record hasil query..
  • DataSet — obyek inilah yang membuat ADO.NET sangant berbeda dengan metode data akses yang ada sebelumnya. Obyek ini yang berada di memori dan bertindak sebagai tempat penyimpanan data/record yang didapat dari server database. DataSet sendiri tidak bisa berkomunikasi langsung dengan server database dan tidak mengetahui dari mana data yang disimpannya berasal.
  • DataAdapter — obyek inilah yang bertugas menjembatani DataSet dengan database sebenarnya. DataAdapter bertugas untuk menarik data/record dari database dan menyimpan kembali penambahan, perubahan atau penghapusan data/record pada DataSet kembali ke database.
Revolusi teknologi pada ADO.NET
ADO.NET membuat lompatan yang sangat besar. Salah satunya adalah adanya dukungan penuh untuk model akses data terputus (disconnected). Mempertahankan sebuah koneksi yang tidak tidak terputus ke database server adalah proses yang cukup mahal harganya. Terutama dari sisi database server yang mengharuskan pengalokasian sumber daya – terutama CPU dan memory – untuk koneksi tersebut. Ketika hanya ada satu koneksi saja yang perlu dipertahankan, mungkin tidak terlalu menjadi masalah, lain halnya jika koneksi yang perlu dipertahankan tidak sedikit, misalkan pada aplikasi web, tentunya jumlah memory dan CPU yang terpakai akan jauh lebih besar. Namun jika kita menggunakan metode akses data yang terputus, sumber daya yang semula terpakai dapat langsung dibebaskan dan dipakai oleh proses lain.
Fitur lain yang meningkatkan performa akses data adalah diperkenalkannya connection pooling. Mempertahankan sebuah koneksi ke database adalah proses yang mahal, namun membuka dan menutup koneksi database adalah proses yang lebih mahal lagi. Connection pooling mampu mengatasi masalah ini. Ketika koneksi yang kita buat dalam program ditutup, ADO.NET tidak langsung menutup koneksi tersebut, namun menyimpannya dalam sebuah pool sampai jangka waktu tertentu. Pada saat itu ketika ada proses yang membutuhkan koneksi, maka ADO.NET tidak perlu lagi membuat koneksi baru, namun cukup menggunakan koneksi yang sudah tersedia di pool.
Keunggulan lain dari ADO.NET adalah dukungan terhadap XML. Secara internal obyek DataSet menyimpan data di memory dalam bentuk XML. Dukungan XML ini memudahkan ADO.NET dalam melakukan proses filtering dan sorting data yang tersimpan di memory. Dukungan XML juga memudahkan proses pengambilan data, penuilsan data kembali ke database dan mengubah ke dalam format lainnya.
Beberapa versi ADO.NET yang telah direlease oleh microsoft yakni ADO.NET v 2.0, ADO.NET v 3.0.


Connected Aplications

Sebuah Connected aplications adalah sebuah aplikasi yang menggunakan data dari database tapi mungkin tidak selalu memiliki akses jauh ke database . Kadang-kadang aplikasi yang terhubung juga digunakan ketika akses terus menerus tersedia tetapi mungkin tidak efisien untuk terus mengexecute query database remote untuk data yang jarang berubah. 
Dengan kata lain
, jika aplikasi kita memerlukan data dari database remote yang tidak harus terus menerus diambil dari database, Kita dapat menggunakan cache database lokal untuk menyimpan data pada komputer klien atau secara langsung di dalam aplikasi Kita. Sebagai contoh, pertimbangkan sebuah aplikasi persediaan yang menggunakan data dari beberapa tabel dalam database. Jumlah item dalam saham untuk setiap bagian individu merupakan bagian penting dari data yang terus menerus berubah, sehingga aplikasi harus selalu mencerminkan nilai-nilai saat ini dalam database jika memungkinkan.
Namun, aplikasi Kita juga menampilkan daftar perusahaan pelayaran sah yang jarang perubahan. Perusahaan-perusahaan pelayaran yang valid disimpan dalam tabel pengirim dan tidak harus diambil setiap kali data query dari database. Dengan menyimpan tabel ini dalam cache pengirim database lokal, Kita dapat mengurangi jumlah roundtrips bahwa aplikasi Kita tidak perlu harus membuat ke basis data jauh. Jadi, selain menggunakan cache database lokal untuk aplikasi yang memiliki konektivitas sesekali, pertimbangkan untuk menyimpan data yang jarang perubahan, atau bahwa perubahan pada jadwal yang diketahui, dalam cache database lokal. Sumber-sumber data berorientasi connected.

Connection Application Objek
Pilihan Command berdasarkan perintahnya
-Untuk perintah insert, update maupun delete gunakan Execute nonquery
-Untuk perintah select bisa gunakan Execute Reader atau Execute Scalar

Pilihan Command berdasarkan banyak record
-Untuk banyak record lebih baik gunakan Executereader
-Untuk satu record data saja gunakan execute scalar.

  Syntax untuk SqlConnection
Standar :
“Data Source=MyComputer; Initial Catalog=pubs; User Id=sa;Password=abcd;”

Trusted Connection :
“Data Source=MyComputer; Initial Catalog=pubs; Integrated Security=TRUE;”

OLEDBConnection
“Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0; Data Source=\path\mydb.mdb; User Id=admin;Password=;“

OracleConnection
“Data Source=MyOracleDB; User Id=username;Password=passwd; Integrated Security=no;”
 
Opening and Closing Connection
 Opening
Sebuah method yang digunakan untuk kontak dengan sumber data / database dan untuk membuka koneksi

Closing
Sebuah method yang digunakan untuk mematikan koneksi / mengakhiri koneksi.
   
Method Sql Command
 ExecuteNonQuery
Berkaitan dengan Insert, Update, Delete dan Get by ID.

ExecuteScalar
Digunakan ketika ingin menampilkan satu nilai.

ExecuteReader
Digunakan ketika ingin menampilkan banyak nilai (multiple nilai).
 
Transaction
Transaksi adalah sebuah proses atau sekumpulan lebih dari satu proses.


sumber data : - http://stmikbg.com/
                       -http://blog.stikom.edu/meli
                        -http://en.wikipedia.org/wiki/ODBC